Kultwit: Apakah Bank Tempat Teraman Menyimpan Uang?

Berikut adalah arsip kultwit saya seputar tempat teraman menyimpan uang Anda di Indonesia. Penting banget sih mbahas ini? Iya, pengetahuan ini penting kalau-kalau resesi ekonomi di US, Eropa (dan juga China) sampai ke Indonesia. Kultwit ini sekaligus sebagai penguat argumen artikel Deposito is Dead : “Apakah memang, deposito dan tabungan Anda aman di Bank?” Yuk kita mulai :

  1. Kalau Anda menduga tabungan dan deposito di Bank itu paling aman, Anda salah. Emang Bank ga bisa bangkrut? Total ada 66 bank yang bangkrut krisis 1998 lalu.
  2. Istilahnya macem-macem: Bank Dalam Likuidasi (BDL), Bank Beku Kegiatan Usaha (BBKU), atau Bank Beku Operasi (BBO). Intinya: bangkrut.
  3. Dan ukuran ga menjamin keamanan loh. Buktinya Lehmann Brothers, Bear Sterns, dan Merrill Lynch aja bisa bubar
  4. Size doesn’t matter, rating doesn’t matter too. Namun, seberapa banyak suatu Bank terpapar ke aset-aset beresiko.
  5. Ok, ada Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kalau bank bangkrut. Tapi LPS pun juga punya banyak keterbatasan. Yuk kita bahas satu-satu.
  6. Pertama, dalam keadaan ekonomi baik, duit Anda bisa balik. Tapi dalam keadaan ekonomi baik, emang ada bank yang bangkrut?
  7. Dalam keadaan ekonomi resesi, bank bisa bangkrut. Bisa banget. Dan ga cuman satu atau dua. Semua bank bisa terancam bangkrut.
  8. Masih ingat kasus Bank Century – yang kalau tidak ditebus dampaknya “sistemik”. Itu padahal cuman bank kecil loh.
  9. Istilah sistemik disini mengacu pada efek gelombang kebangkrutannya ke bank-bank lain. Padahal ekonomi kita lagi baik loh.
  10. Hal itu terjadi karena bank-bank dan sistem finansial kita (dan dunia sebenernya), terkait erat satu sama lain.
  11. Dalam kondisi resesi, ga mungkin pemerintah bisa nebus 66 bank yang bangkrut. Duit dari mana?
  12. Kedua, nominal penjaminan LPS sudah diturunkan dari Rp 2 M ke Rp 500 juta saja per nama nasabah.
  13. Jangan bayangkan 500 juta akan keluar gitu aja. Masih ingat istilah BBKL dan BBO? Itu itungannya cuman “dibekukan” loh.
  14. LPS hanya akan mengganti uang bank berstatus BDL (Bank Dalam Likuidasi). “Dibekukan”? Oh tidak bisaaa.
  15. Jadi bisa saja, bank udah bubar, tapi statusnya hanya “dibekukan” oleh pemerintah. Nah loh? Gimana tuh duit Anda.
  16. Dalam kondisi resesi, untuk mencegah kebocoran dana penjaminan, tidak semua bank yang bangkrut akan dilabeli BDL.
  17. Untuk Bank yang “dibekukan”, duit Anda juga ikut “dibekukan”. Sampai jangka waktu yang belum pasti. Mau makan pake apa kita?
  18. Udah tau resesi, ekonomi sulit, butuh duit, eh tabungan dan deposito satu-satunya malah “dibekukan”. Sudah jatuh tertimpa tangga.
  19. Dan untuk Bank yang berhasil mendapat status BDL, duitnya pun ga keluar langsung. Dicicil cuy. Kayak Lapindo gitu.

Jadi dana tabungan dan deposito Anda yang sebenarnya “dijamin” itu sebenarnya ada embel-embelnya: “tergantung situasi” :D

Trus gimana dunk? Tempat mana yang paling aman buat naruh duit pas resesi. Stay tuned ya!

  • Ivanovic

    Di CTRL+D dl :)
    Tambah lagi artikelnya mas.. :D

  • http://www.catatankeluargamuda.com/2012/10/perbandingan-reksadana-pasar-uang-dengan-deposito/ Perbandingan Reksadana Pasar Uang Dengan Deposito | Catatan Keluarga Muda

    [...] Lebih aman. Penyimpanan sampai nominal dan suku bunga tertentu akan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan. Namun masalah “lebih aman” ini masih bisa didebatkan lagi lebih jauh, seperti yang ada di tulisan Lingga Madu. [...]